Monday, December 24, 2018

Puisi

Merindu
Selasah malam bertabur rona bintang
Berhenti, menengadah terjerambab di dalam lautan pena
Rasa yang tak seharusnya merasa, rindu yang tak seharusnya merindu
    Ada hal yang tak bisa ditepis hanya dengan perkataan belaka 
    Ada hal yang tak bisa ditepis dengan sebongkah pertemuan
    Hidup adalah sebaik- baik proses
    Semua butuh proses
Pertemuan bak setitik noda menorehkan sejuta noktah 
Noktah kehidupan tertoreh oleh sebuah rasa 
Tak ku mengerti...rasa apa gerangan
Menyelusup menyelinap bak jelangkunng tak diundang
Rindu..apakah itu
Merindu yang tak berporos

Thursday, October 27, 2016

Tanggapan saya mengenai anak dicubit oleh gurunya


       Siswa dicubit oleh gurunya

   .anak menjadi bulan - bulanan bullyan netizen. Berawal dari kasus mencubit siswa, karena tidak mengikuti salat berjamaah, seorang guru SMP swasta di Sidoarjo dilaporkan ke polisi dan diseret ke Pengadilan Negeri Sidoarjo atas dugaan penganiayaan.  

Ternyata, siswa yang dicubit tersebut adalah anak anggota TNI AD. Orangtua siswa tersebut tidak terima anaknya dicubit guru, lantas melapor ke polisi atas dugaan penganiayaan.

Sontak saja hal ini menjadi bahan gunjingan netizen dalam beberapa hari belakangan. Ditambah lagi muncul foto siswa tersebut yang sedang merokok, tentu saja hal ini memicu netizen berkomentar pedas pada siswa tersebut dan orang tuanya. Netizen juga memberi julukan siswa ini sebagai Duta Cubit Nasional..

Bahkan kabar terbaru, siswa ini dikabarkan ditolak disemua sekolah tempat dia mendaftar. Lantaran para Guru ketakutan menghadapi anak model seperti siswa ini. Salah satunya adalah beredar kabar salah satu SMA di daerah Sidoarjo menolak mentah - mentah siswa ini. Membaca  kabar ini, netizen bukannya kasihan malah membully habis - habisan.

           Tanggapan saya akan hal tersebut adalah :saya berpendapat netral tidak memandang dari segi manapun baik itu siswa maupun guru, dikarenakan Indonesia adalah negara hukum . itu merupakan asas bangsa indonesia yang harus dipatuhi,saya memandang hal tersebut ada benarnya akan tetapi, apaka harus sedikit-sedikit melaporkan masalah tersebut kepihak berwajib? Padahal itu merupakan hal sepele.saya kembalikan  ini semua pada anak dan keluarganya pembentukan karakter pertama seorang anak terbentuk melalui proses secara interent seharusnya anak bisa sedikit dewasa dalam menanggani hal tersebut,ata interopeksi diri apakah perbuatan yang dilakukanya itu mengundang kemarahan bagi gurunya atau tidak sehingga guru tersebut.berani melakukan hal tersebut.mencubit
          Dan anak seharusnya tidak asal langsung melaporkan masalah tersebut kepihak berwajib, akan tetapi laporkanlah dulu masalah tersebut kedalam pihak interent seperti kepala sekolah, agar kepala sekolah bisa menegur guru tersebut dan tidak menjadikan soal ini berlarut berkepanjangan. Dan kepada orang tua khususnya jangan langsung tiba-tiba melaporkan masalah tersebut kepada pihak berwajib selidiki dahulu,akar permasalahan ini dengan jalan musyawarah kepada pihak sekolah terutama guru yang bersangkutan.
        Dilihat dari segi, undang- undang semua warga negara Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang layak dan baik, seharusnya guru paham akan hakekat tersebut bahwasanya negara Inddonesia adalah negara huku dan semua tindakan harus berdasarkan asas hukum, dan juga alangkah baiknya guru juga mempelajari dan mengerti akan metode-metode pengajaran yang baik sesuai karakter kepribadian anak masing-masing. Guru seharusnya bisa memberikan teladan yang baik bagaimana bisa bersikap kepada setiap orang karena setiap orang mempunyai karakter berbeda-beda tergantung situasi dan kondisi dalam keluarga,guru juga sebaiknya jangan langsung bertindak seperti itu mungkin, dikarenakan kondisi guru tersebut mungkin dahulu ketika bersosialisasi dalam keluarganya menggunakan sistem pendidikan otoriterisme dan dalam pandangannya jangan langsung diterapkan pada peserta didik dikarenakan pembawaan proses sosialisasi di masing-masing keluarga berbeda beda,ada keluarga yang proses mendidiknya dengan pola asuh otoriter adapula demokrasi dan adapula kebebasan.Hal tersebur haru bisa dipahami oleh seorang guru dan guru juga merupakan soso”Digugu Lan Ditiru”. Dan harus bisa dipahami oleh guru tersebut agar bisa menjadi panuta bagi masyarakat terutama, muridnya sendiri.
Dilihat dari aspek pembentukan karakter anak didik tersebut cenderung manja apa penyebabnya? Ya itu, mungkin dikarenakan keluarganya selalu memanjakan anak tersebut untu sedikit dikit mengadu sampai pada masalah terkecil sekalipun. Itu membuktikan tidak dilatihnya anak untuk bisa mendewasakan diri melatih dirinya agar mampu memecahkan masalah sendiri, sekecil apapun msalah tersebut. Dan nak tersebut juga tidak dilatih bagaimana cara menyelesaikan masalah padahal, tidak selamanya anak akan bergantung terus pada orang tua ketika akan dewasa nantinya.Anak perlu dikasih pemahaman bagaimana tatacara pembawaan diri baik dilingkungan keluarga, teman sebaya, bahkan masyarakat umum dan juga negara.Orang tusa juga jangan menerima informasi dari anak tersebut secara mentah-mentah akan tetapi, dibicarakan dahulu duduk masalah persoalan tersebut,akan lebih baiknya dibicarakan dahulu lewat pihak sekolah,agar pihak sekolah terutama kepala sekolah bisa menegur bawahanya.
           Saya kembalikan pandangan saya dan pendapat saya bahwa, tidak semestinya guru tersebut serta merta memperlakukan muridnya dengan cara seperti itu yaitu, dicubit seharusnya guru memahami bagaimana efek dan apa akibatnya melakukan hal tersebut, disadari maupun tidak Indonesia adalah negara hukum sekecil apapun masalah kita apabila dilaporkan melalui hukum akan berurusan dengan hukum dan pihak berwajib.Dan guru juga sebaiknya memahami metode pengajaran yang baik bagaimana menanggani masalah pada seorang siswa, karena pembawaan watak masing-masing siswa berbeda-beda.
              Dan sebaiknya guru tersebut juga jangan langsung melakukan tindak tersebut sebaiknya,dahulu guru tersebut menegur ahwa perbuatan tersebut adalah tidak benar, apabila teguran tersebut secara lisan tidak dihiraukan baru siswa tersebt ditegur secara tertuls, apabila tetap tidak dihiraukan alangkah baiknya kita kembalikan kepada kedua orang tuanya agar bisa untuk mendidik anak tersebut dengan baik dan benar. Orang tua juga perlu sering melakukan komunikasi dan perkembangan anaknya bagaimana  perilaku disekolah dan bagaimana perilaku anak tersebut disekolah, terkadang ada anak yang dirumah berkelakuan baik, akan tetapi malah ketika di sekolah melakukan perbuatan yang sedikit menyimpan maka perlu diadakanya forum komunikasi antara guru dan orang tua di sekoahnya.Dan ini merupakan cara efektif untuk mengurangi kesalahpahaman antara orang tua,anak,dan guru disekolah.


(sumber:Tribun news.com)

Thursday, October 20, 2016

KEHENINGAN CINTA
Apa ....itu arti sebenarnya cinta?
Cinta itu kadang semu atau fatamorgana
Dan kadang cinta itu nyata
Cinta itu  ada yang bersifat Ilahi maupun birahi..
Tergantung bagaimana setiap insan menafsirkan
         Cinta hening bukan berartii bisu..bungkam tanpa kata
          Tapi...cinta yang penuh isyarat makna dan doa
           Diam....Diam..mungkin itu sebuah doa cinta dan kasih
           Doa untuk menemukan cinta sejati..dunia dan akhirat
           Dan seyoginya dan sejatinya cinta yang hakiki hanyalah untuk-Nya

Puisi

Merindu Selasah malam bertabur rona bintang Berhenti, menengadah terjerambab di dalam lautan pena Rasa yang tak seharusnya merasa, ri...